Proses Pembuatan Kamera Yang Perlu Kalian Ketahui

Proses Pembuatan Kamera Yang Perlu Kalian Ketahui. Kisah kamera mungkin telah dimulai ribuan tahun yang lalu. Ketika orang pertama kali memperhatikan bahwa celah di dinding atau lubang di tenda membiarkan cahaya masuk ke dalam ruangan. Membuat bayangan yang berwarna dan terbalik.

Baca Juga Artikel Lainnya : http://www.insidenokiamusic.com/

Proses Pembuatan Kamera

Kata kamera berarti ruang, dan kamera pertama adalah ruangan (atau tenda, sebenarnya) yang disebut kamera obscura dengan mata di bagian atas tenda seperti periskop yang dapat diputar. Pasti diantara kalian bertanya-tanya bagaimana proses pembuatannya:

Sasis Dan Penutup Kamera

1 Sasis kamera atau bodi dan penutup belakang terbuat dari senyawa polikarbonat yang mengandung serat kaca 10-20%. Bahan ini sangat tahan lama, ringan, dan tahan goncangan serta toleran terhadap perubahan suhu dan kelembaban. Proses pembuatan kamera ini dapat mengalami kerugian yaitu tidak tahan terhadap bahan kimia. Polikarbonat dicetak dengan toleransi yang sangat spesifik karena cara kerja internal kamera harus pas untuk bekerja dengan baik.

Untuk menggunakan kekuatan sasis untuk perlindungan terhadap guncangan dan guncangan lainnya. Bagian mekanik dan elektroniknya sensitif.Setelah sasis dibentuk dan dipasang, ia menjadi bingkai tempat bagian lain dari kamera, seperti sambungan listrik di rumah baterai dan modul fokus otomatis terpasang.

Sistem Transportasi Rana Dan Film

2 Unit rana dan sistem transportasi film dibuat pada jalur perakitan terpisah. Proses pembuatan kamera sebagian besar mekanis walaupun sistem transportasi film memiliki elektronik untuk membaca kecepatan film. Pengodean film DX muncul sebagai pita perak pada gulungan film, dan ini terdeteksi oleh beberapa kontak di ruang film.

Kamera yang lebih canggih memiliki microchip yang melihat data dicetak dalam pita perak dan menyesuaikan kecepatan rana, lampu kilat, dan tindakan kamera lainnya. Sekali lagi, semua bagian dibuat dengan tepat seperti ukuran majalah film harus akurat hingga 60 ribu inci.

Bagaimana Proses Pembuatan Kamera  ?

3 Rana berfungsi seperti tirai yang membuka dan menutup. Proses pembuatan kamera ini harus beroperasi dengan tepat untuk mengekspos film untuk jangka waktu yang benar dan untuk berkoordinasi dengan operasi lain seperti lampu kilat. Rana terbuat dari bahan yang berbeda tergantung pada jenis kamera dan pabrikan.

Proses Pembuatan Lensa jendela bidik

4 Lensa jendela bidik adalah lensa khusus yang diproduksi menggunakan metode yang sama seperti lensa kamera. Jendela bidik juga terbuat dari kombinasi kaca optik, plastik, atau kaca / plastik. Jendela bidik paling sederhana berisi reticle yang menerangi sebuah bingkai dan informasi.

Serta informasi lain pada kelopak mata untuk membantu fotografer membingkai gambar. Proses pembuatan kamera menggunakan cermin in-line yang memiliki lapisan khusus untuk pemisahan warna sebanyak 17 lapisan. Dapat ditambahkan ke cermin untuk memperbaiki dan memodifikasi sifat reflektifinya.

Layar LCD dan elektronik

5 Kamera canggih dan model paling ringkas termasuk layar liquid crystal display (LCD).  Memberikan informasi kepada fotografer seperti kecepatan film, aperture, mode fotografi. Termasuk mode lansekap, potret, close-up, dan lainnya. 

Kontrol kualitas

Divisi penjaminan kualitas pengawasan dalam proses pembuatan kamera menggunakan metode statistik untuk memantau aspek kualitas produk seperti fungsi kamera, kinerja, konsistensi, dan presisi. Mereka juga memandu aliran satu sistem perakitan ke yang lain dan memberikan langkah-langkah perbaikan jika masalah muncul.

Produk Sampingan / Limbah

Tidak ada hasil sampingan dari pembuatan kamera, tetapi sejumlah limbah dihasilkan. Limbah tersebut meliputi resin, minyak seperti cutting oil, pelarut yang digunakan untuk membersihkan bagian, dan logam termasuk besi, aluminium, dan kuningan.

Logam dan resin adalah sisa atau stek dari bagian yang diproduksi dan stek serbuk halus dan debu. Limbah diurutkan berdasarkan jenis yang dipulihkan. Mereka didaur ulang atau diolah sebagai limbah industri oleh perusahaan yang berspesialisasi dalam kegiatan ini.

Produsen kamera sangat menyadari bahaya yang terkait dalam proses pembuatan kamera mereka dan berhati-hati untuk mematuhi peraturan dan sensitivitas lingkungan baik di negara produsen maupun dalam menerima pasar.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *